JENDELA INFORMASI KEDIRI – Owner Eclipse Stable, Ir. Iman Hartono, melakukan peninjauan terhadap progres pembangunan arena pacuan kuda di kawasan Gunung Kelud, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Kamis (24/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pembangunan fasilitas pacuan kuda yang diproyeksikan memiliki standar nasional dan mendukung pengembangan olahraga berkuda.
Dalam kunjungan itu, Iman Hartono yang juga merupakan Bendahara Umum PP Pordasi didampingi Ketua Pordasi Jawa Timur, Sentot Djamaluddin dan Ketua Pordasi Kabupaten Kediri, Ir. Rijadi. Mereka melihat secara langsung perkembangan pembangunan lintasan yang tengah disiapkan sebagai salah satu fasilitas olahraga berkuda di Kabupaten Kediri.
“Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan dan perhatian untuk pembangunan lapangan atau arena pacuan kuda di Kabupaten Kediri ini. Lapangan atau arena pacuan kuda ini bukan hanya berstandar lokal, melainkan berstandar nasional,” kata Iman Hartono.
Menurut Iman Hartono, pembangunan arena pacuan kuda tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung ketersediaan fasilitas olahraga berkuda di Jawa Timur. Keberadaan arena dengan standar nasional diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih luas bagi pembinaan atlet, latihan, maupun penyelenggaraan berbagai kejuaraan pacuan kuda.
Ketua Pordasi Jawa Timur, Sentot Djamaluddin, menyampaikan bahwa pembangunan arena pacuan kuda di kawasan Gunung Kelud menjadi salah satu perhatian Pordasi dalam pengembangan olahraga berkuda di Jawa Timur.
“Arena pacuan kita buat berstandar nasional,” kata Sentot.
Sentot yang juga sebagai Pimpinan DPRD Kabupaten Kediri itu mengaku, pembangunan arena pacuan kuda baru ini juga sebagai sport tourism dan diharapkan dapat mengangkat pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar.
“Pembangunan arena baru tidak hanya menjadi ajang fasilitas olahraga, tetapi juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar,” ucapnya.
Arena pacuan kuda tersebut memiliki lintasan dengan panjang sekitar 1.400 meter dan lebar 25 meter. Pembangunan ditargetkan dapat rampung pada November 2026.
“Target kita bulan 11 akan selesai. Kalau nanti selesai akan dipakai untuk Piala Bupati atau Bupati Cup Pordasi Kabupaten Kediri dan POPDA Jatim 2026,” ujarnya.
Setelah pembangunan rampung, arena tersebut diharapkan dapat segera dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan olahraga berkuda. Selain menjadi sarana latihan, arena ini diproyeksikan mendukung penyelenggaraan kompetisi sekaligus pembinaan atlet pacuan kuda di Jawa Timur.
Pembangunan arena pacuan kuda di kawasan Gunung Kelud menjadi salah satu upaya memperkuat infrastruktur olahraga berkuda di Jawa Timur. Dengan dukungan berbagai pihak, fasilitas tersebut diharapkan dapat menjadi venue yang mampu menunjang kegiatan pacuan kuda, baik tingkat daerah maupun nasional.







