Bence Tak Pernah Tidur, Karnaval Lingkungan Jadi Magnet Ekonomi Kreatif, Camat Pesantren dan Dewan Apresiasi.

Baca ini juga

JENDELA INFORMASI, KEDIRI – Geliat kegiatan warga Bence, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, memang tidak pernah berhenti. Ibaratnya, Bence tidak pernah tidur.

Setelah sukses menggelar Karnaval Lingkungan yang meriah, warga Bence kembali menunjukkan kekompakannya. Serangkaian acara hingga puncak pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026, digelar panitia dengan tajuk Malam Penganugerahan Penghargaan Peserta Karnaval atau Carnival Award di Panggung Utama.

Acara yang berlangsung semarak ini dihadiri langsung oleh Camat Pesantren, delegasi dari Disbudparpora, Choirudin Mustofa Fraksi NasDem dan tokoh masyarakat. Apresiasi demi apresiasi mengalir. Selain disampaikan oleh Camat Pesantren Judy Kuntjoro, SH, secara berurutan sambutan juga disampaikan oleh Choirudin Mustofa, Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi NasDem, Lurah Pakunden Lingga Gunawan, perwakilan Disbudparpora Kota Kediri, serta panitia pelaksana.

Panggung penghargaan semakin meriah dengan kehadiran para juara dan peserta kreatif. Adapun penerima penghargaan malam itu antara lain: PAUD KB Sekar GS, Telu Papat Genk RT 34, Tim Foreder Banser Kota Kediri, Drambend MTs Sunan Kalijogo Pagu, Dram Bend MI Turi Wates, The Demostran Genk RT 35, Bence Genk Ciwi-Ciwi Gemes RT 30, Tim Sat Set RT 26, AM Pro Audio, Sanggar Seni Cakra Laras, Tebu Berkah Bence, Tim Senyap RT 24, Muslimat NU Ranting Bence, DJ Jedug RT 29 RW 05 Yess, dan Tim Kejut MTK/SDY Audio.

Dalam sambutannya, Camat Pesantren Judy Kuntjoro menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas partisipasi seluruh masyarakat Bence dalam menyukseskan Karnaval Lingkungan. Menurutnya, malam penganugerahan ini adalah puncak acara yang menjadi bukti nyata kekompakan warga.

“Kegiatan yang melibatkan warga tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga mempererat kebersamaan dan membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha,” tegas Judy.

Ia menambahkan, perputaran uang di tingkat lokal benar-benar terasa saat karnaval digelar. Pedagang makanan, minuman, hingga penyedia jasa sound system dan rias, semuanya ikut kecipratan rezeki.

“Kegiatan seperti ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas sekaligus memperkuat kerukunan antar warga. Kami berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di lingkungan,” ujarnya.

Senada, Anggota DPRD Kota Kediri Choirudin Mustofa menilai pertumbuhan ekonomi tidak harus selalu dimulai dari kegiatan berskala besar. Justru dari ruang-ruang kecil di lingkungan seperti karnaval Bence inilah ekonomi kreatif bisa tumbuh.

“Ketika warga datang dan berbelanja dari pedagang lokal, ada perputaran ekonomi yang membuat usaha kecil tetap tumbuh. Kegiatan kecil yang dilakukan secara konsisten, dampaknya bisa lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat,” jelas Politisi NasDem itu.

Sementara itu, selaku Sekretaris Panitia sekaligus Ketua RW 05 Bence, Kamid mengaku bersyukur dan terharu atas antusiasme warga yang luar biasa. Ia menyebut Bence adalah kampung yang memang tidak pernah tidur untuk urusan gotong royong.

“Alhamdulillah, matur nuwun sanget kepada seluruh warga Bence, dari RT 23 sampai RT 42, LPMK, dari Bence genk ciwi-ciwi gemes sampai Muslimat NU Ranting Bence. Geliat Bence ini bukti bahwa kekompakan itu masih ada. Ibaratnya Bence itu tidak pernah tidur, selalu ada ide, selalu ada kegiatan,” ujar Kamid.

Kamid juga menegaskan, tujuan utama karnaval bukan sekadar juara-juaraan, melainkan menjaga tradisi guyub rukun dan menggerakkan ekonomi warga.

“Penghargaan ini hanya pemicu semangat. Yang paling penting adalah kebersamaan. Kami dari panitia tidak menilai siapa yang paling mewah, tapi siapa yang paling kompak dan kreatif memanfaatkan potensi lingkungan. Prinsip kami simpel, Bence gotong royong saklawase, karnaval sak cukupe, tapi kerukunan sak lawase-lawase. Jadi karnavalnya secukupnya, tapi manfaat dan silaturahminya harus selamanya,” tegas Kamid.

Ia berharap, semangat ini bisa menjadi contoh bagi lingkungan lain di Kota Kediri, bahwa dengan modal kebersamaan, kegiatan sederhana bisa membawa dampak ekonomi yang luar biasa.

Acara yang berlangsung hingga larut malam tersebut dipandu dengan apik dan penuh semangat oleh dua MC kebanggaan warga Bence, Hj. Khoirunisa dan Amelia. Dengan gaya bawaan yang luwes, komunikatif dan sesekali diselingi canda segar, keduanya berhasil menghidupkan suasana panggung dan membuat seluruh rangkaian acara penganugerahan berjalan lancar, tertib, dan penuh keakraban.

Penulis : Tim Redaksi.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terkini

Borong 66 Medali, Kickboxing Kabupaten Kediri Sabet Juara Umum II Kejurprov Jatim 2026

JENDELA INFORMASI, KEDIRI - Kontingen Kickboxing Indonesia (KBI) Kabupaten Kediri berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Kickboxing...
- Advertisement -spot_img

Artikel Lainnya

- Advertisement -spot_img