Resep tape ketan Sajian khas lebaran Mayarakat  Jawa

Baca ini juga

JENDELA INFORMASI, KEDIRI – Tape ketan adalah makanan tradisional Indonesia yang terbuat dari beras ketan difermentasi  yang  merupakan makanan tradisional yang sangat populer di masyarakat Jawa. Biasanya, tape ketan ini  disajikan sebagai hidangan spesial pada saat Lebaran.

Tape ketan memiliki rasa manis dan sedikit asam. Tape ketan juga memiliki aroma khas dan tekstur yang lunak dan berair. 

Tape ketan memiliki manfaat kesehatan yang cukup besar bagi tubuh manusia, di antaranya:

  • Menjaga kesehatan pencernaan

Tape ketan mengandung probiotik yang dapat membantu mengatasi masalah pencernaan seperti diare, sembelit, dan konstipasi. 

  • Menurunkan kolesterol

Tape ketan mengandung probiotik, serat, dan antosianin yang dapat mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). 

  • Menyehatkan jantung

Tape ketan mengandung antosianin yang dapat membantu melindungi sel-sel dari kerusakan dan mengurangi peradangan. 

  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Tape ketan mengandung probiotik yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi risiko infeksi seperti flu. 

  • Menjaga kesehatan tulang dan gigi

Tape ketan mengandung kalsium yang membantu mencegah osteoporosis dan memperkuat tulang. 

  • Menjaga kesehatan mental

Tape ketan mengandung karbohidrat kompleks yang membantu meningkatkan kesehatan mental dan memperbaiki suasana hati. 

  • Memperbaiki kualitas tidur

Tape ketan mengandung magnesium yang membantu memperbaiki kualitas tidur. 

  • Membantu fungsi otak

Tape ketan mengandung antioksidan seperti anthocyanin yang dapat bekerja untuk mengurangi stres oksidatif dan menjaga fungsi otak yang sehat. 

Kandungan gizi tape ketan

  • Dalam 100 gram tape ketan putih, terkandung 58,9 gram air, 172 kkal kalori, 3,0 gram protein, 0,5 gram lemak, dan 37,5 gram karbohidrat 
  • Tape ketan hitam mengandung antioksidan, terutama antosianin 
  • Tape ketan hitam juga mengandung asam amino triptofan yang dapat meningkatkan produksi serotonin 

Tape ketan bisa gagal karena beberapa faktor yaitu : 

  • Ragi yang digunakan terlalu sedikit atau tidak diayak
  • Wadah yang tidak bersih atau tertutup rapat
  • Suhu terlalu tinggi atau terlalu rendah
  • Tingkat keasaman (pH) terlalu tinggi atau terlalu rendah
  • Ketan tidak ditutup dengan baik
  • Proses fermentasi terlalu lama

Cara mengatasi tape ketan gagal 

  • Menutup beras ketan saat didiamkan
  • Mencuci wadah dengan tisu, terutama jika menggunakan daun pisang
  • Menambahkan air pada ragi agar hasilnya lebih manis dan berair
  • Menggiling ragi dengan saringan teh dan menaburkannya sambil diayak
  • Perpanjang waktu fermentasi sedikit
  • Tambahkan sedikit gula saat menaburi ragi
  • Balik beras ketan supaya bagian bawahnya tidak beruap

Untuk sahabat JESI yang ingin membuat tape ketan sendiri untuk sajian lebaran, berikut resep tape ketan.

Bahan -Bahan

  • 1 liter beras ketan
  • 2 tetes pewarna makanan pandan
  •  6 lembar daun pandan
  • 3 keping ragi tape (jemur lebih kurang satu jam)
  • 6 sendok makan gula pasir
  • 600 – 650 ml air
  • Daun pisang untuk membungkus tape


Cara Membuat Tape Ketan

  1. Cuci beras ketan hingga benar-benar bersih.
  2. Beri pewarna makanan pandan ke dalam beras, aduk rata (warna bisa di skip tergantung selera)
  3. Lalu rendam beras dengan air hingga benar-benar terendam.
  4. Diamkan rendaman beras ketan selama 6-8 jam.
  5. Saring airnya, Siapkan kukusan,
  6. Kukus beras ketan yang sudah direndam/ bisa menggunakan magig com
  7. Letakkan daun pandan di dalam kukusan.
  8. Masukkan air sekitar 600-650 ml atau hampir setinggi beras ketannya.
  9. Masak beras ketan seperti halnya memasak nasi biasa (sekitar 45 menit)
  10. Ambil beras ketan setengah matangnya pindahkan ke wadah.
  11. Siram ketan setengah matang tadi dengan air panas dan aduk-aduk rata sampai air terserap.
  12.  Masukan lagi ke kukusan dan kukus hingga matang ± 20 hingga 25 menit.
  13. Bila sudah matang  letakkan ketan yang sudah matang di atas tampah dan diratakan. Dinginkan ketan sampai benar-benar dingin.
  14. Haluskan ragi yang sudah dijemur hingga menjadi  bubuk.
  15. Bila  ketan sudah benar-benar dingin taburi ketan dengan ragi halus dengan menggunakan saringan teh supaya menyebar sama rata.
  16. Bila sudah rata taburi gula dan ratakan Kembali.
  17. Bila sudah rata siap untuk dibungkus menggunakan daun pisang.
  18. Simpan tape ketan daun pisang di dalam wadah misalnya toples. Susun-susun rapi dan tutup.
  19. Tunggu selama 48 jam, tape ketan hijau siap dinikmati.


Tips agar tape ketan tetap manis

1. Gunakan beras ketan murni

Saat membeli beras ketan untuk tape, harus memastikan beras tersebut murni, tidak boleh memilih beras yang ada campuran beras putihnya

2. Perhatikan proses pengukusannya

Beras ketan yang telah direndam umumnya dikukus sampai setengah matang baru diberi pewarna. Waktu mengukus yang dibutuhkan  sekitar 20 sampai 25 menit. Agar tape teksturnya empuk dan rasanya pun manis,  proses memasak beras ketan harus  sampai benar-benar matang

3. Baliklah beras ketan saat dimasak

Setelah proses pengukusan, beras ketan untuk tape harus didiamkan dulu sampai dingin. sambil dibalik supaya bagian bawahnya tidak beruap. Jadi, saat diolah menjadi tape hasilnya lebih empuk

4. Perhatikan waktu fermentasi dan alatnya

Waktu fermentasi tape ketan sebaiknya sekitar dua sampai empat hari. Akan tetapi waktu bisa berbeda tergantung suhu udara dan kelembapan ruangan. Sebaiknya  tape ketan tidak difermentasi terlalu lama supaya rasanya tidak terlalu masam dan juga semua alat/wadah yang digunakan untuk membuat tape harus bersih. Jika tidak bersih akan berpengaruh pada  rasa tape akan menjadi masam dan seperti busuk

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terkini

Apresiasi Penerbitan Buku Sejarah Dusun/ Lingkungan Bence

JENDELA INFORMASI, KEDIRI – Setiap Daerah memiliki karakter dan keunikan tersendiri tetapi kadang nilai keunikan dan karakteristik ini semakin...
- Advertisement -spot_img

Artikel Lainnya

- Advertisement -spot_img