Refleksi Koperasi RW 05 Kelurahan Pakunden pada HUT Koperasi ke 78

Baca ini juga

JENDELA INFORMASI, KEDIRI – Secara legal Koperasi RW 05 Kelurahan Pakunden Kecamatan Pesantren Kota Kediri lahir sejak 15 Desember 2015. Koperasi ini bergerak di bidang Usaha Simpan Pinjam. Awalnya memang tidak banyak yang tergerak untuk bergabung menjadi anggota. Namun karena kegigian dan ketlatenan pengurus, hingga saat ini Koperasi Sekar Lestari RW 05 mendapat predikat R.A.T tutup buku 2024 tepat waktu. Dengan sertikfikat katagori Koperasi sehat. Predikat seperti ini juga disematkan bagi Koperasi lain oleh dinas Koperasi dan UMTK mereka yang menggelar R.A.T tepat waktu.

Kehadiran Koperasi Sekar Lestari RW 05 Sendiri merupakan gagasan Kuat yang diinisiasi oleh salah satu pengurus dan eksis hinga sekarang. Anggotanya bertambah, simpanan meningkat dan Sisa Hasil Usaha ( SHU ) tertib terbagikan. Proses penguatan eksistensi saat itu sendiri tidak lepas dorongan dari mantan Lurah Pakunden Muhamad Ansori. Lurah yang dianggap oleh warga sebagai bapaknya warga Pakunden.

Kamid Ketua Koperasi RW 05 saat mengikuti upacara HUT Koperasi dilapangan Mako Brimob Kota Kediri 14/7/2025 kepada media menyampaikan, ” Kami hadir bergabung dengan koperasi dalam rabgka ikut kiprah mewarnai penyelenggaraan Koperasi. Menyadari karena Koperasi adalah pilar ekonomi kerakyatan yang dibangun bersama untuk kesejehteraan bersama. Konsekwensinya bahwa “kesuksesan berkoperasi itu sebetulnya ada pada sinergitas pengurus dan anggota. Pengurus bertanggung jawab dalam pengelolaan, anggota partisipasi aktif.

Penyadaran yang perlu disampaikan kepada anggota adalah Karena koperasi ini milik bersama. Sehingga mereka nantinya bisa ikut menjaga keberlangsungan semangat berkoperasi.

Faktor resiko, dalam usaha simpan pinjam pasti ada. Akan tetapi mengelola kehati hatian dalam memenejement harus diperkuat. Tidak sedikit juga ada koperasi yang kolaps. Karena tingkat pengelolaan resiko menejenmenya yang gagal,”ungkapnya.

Ia juga menguraikan,” Kegagalan tingkat resiko biasanya seperti, resiko SDM, muncul pada saat pengelola dan karyawan koperasi tidak mampu melaksanakan tugas sesuei dengan fungsinya. Karena keterbatasan kopetensi dan menejemen pengendalian tugas.

Terus ada lagi resiko proses dan sistem muncul pada saat koperasi tidak mempunyai sistem yang baik dalam pengelolaan usaha dan organisasinya.

” Alhamdulillah di Kelurahan Pakunden ada 4 Koperasi hingga sekarang masih aktif. Yakni Koperasi Sekar Lestari RW 05, Koperasi Wanita Puspita Kencana, Koperasi SAE dan terbaru Koperasi Merah Putih. Sekarang kita terus berpacu menuju perbaikan. untuk membangun ekonomi yang mandiri dan berdaya saing dengan memanfaatkan potensi yang sudah kita bangun.

Semangat ber Koperasi. Koperasi maju, Indonesia Adil dan Makmur

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terkini

Tambah Amunisi Kekuatan di Putaran Kedua, Persik Kediri Datangkan Dua Legiun Asing Baru

JENDELA INFORMASI, KEDIRI - Persik Kediri mendatangkan dua pemain asing baru yakni Ernesto Gomez dan Rodrigo Dias. Kehadiran kedua...
- Advertisement -spot_img

Artikel Lainnya

- Advertisement -spot_img