PCNU Kota Kediri Ikuti Persidangan Muktamar NU ke-35, Turunkan Tim Kesehatan hingga Akhir Muktamar.

Baca ini juga

JENDELA INFORMASI, JOMBANG – Rangkaian Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, terus berlangsung dengan agenda persidangan yang cukup padat.

PCNU Kota Kediri turut mengikuti seluruh rangkaian persidangan, sekaligus memberikan kontribusi dalam pelayanan kesehatan bagi peserta Muktamar.

Pada Sidang Pleno I, PCNU Kota Kediri mengikuti agenda pembahasan dan pengesahan jadwal serta tata tertib Muktamar NU ke-35. Sidang berlangsung hingga sekitar pukul 11.00 WIB dan kemudian dilanjutkan dengan Sidang Pleno II dengan agenda laporan pertanggungjawaban Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Memasuki malam hari, para muktamirin kemudian mengikuti persidangan di masing-masing komisi sesuai dengan pembagian tugas.
Dalam sidang komisi tersebut, unsur PCNU Kota Kediri mengambil bagian pada sejumlah komisi strategis. Rais Syuriyah PCNU Kota Kediri, KH. Abdul Hamid Abd. Qodir, mengikuti Komisi Bahtsul Masail Waqi’iyyah.

Sementara H. Taufiq Hidayat mengikuti Komisi Bahtsul Masail Maudluiyyah, H. Herry Susanto berada di Komisi Program, sedangkan Wahyudi mengikuti Komisi Organisasi.
Persidangan di masing-masing komisi berlangsung cukup dinamis. Hingga sekitar pukul 23.00 WIB, sejumlah komisi masih belum menyelesaikan seluruh agenda pembahasannya sehingga persidangan dilanjutkan pada hari berikutnya.

Salah satu dinamika yang cukup menonjol terjadi dalam Komisi Organisasi, terutama ketika membahas Anggaran Rumah Tangga (ART) yang berkaitan dengan peran Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).
Dalam pembahasan tersebut, terjadi perdebatan cukup sengit di antara para muktamirin. Sebagian peserta mengusulkan agar peran AHWA diperluas, tidak hanya sebatas memilih Rais Aam, tetapi juga memiliki peran dalam menentukan Ketua Umum PBNU.

Di sisi lain, sebagian muktamirin menghendaki agar ketentuan yang berlaku tetap dipertahankan, yakni peran AHWA sebagaimana ketentuan sebelumnya.
Perbedaan pandangan tersebut menjadi salah satu isu penting dalam pembahasan Komisi Organisasi. Perdebatan berlangsung dalam suasana musyawarah dengan masing-masing pihak menyampaikan argumentasi dan pandangannya terkait tata kelola organisasi serta mekanisme kepemimpinan di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Selain aktif dalam berbagai persidangan, PCNU Kota Kediri juga memberikan dukungan nyata dalam pelayanan kesehatan selama pelaksanaan Muktamar NU ke-35.
Hari ini, PCNU Kota Kediri mengirimkan 8 personel Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) yang terdiri atas unsur dokter dan perawat, untuk bergabung dalam Tim Kesehatan Muktamar.

Tidak hanya mengirimkan tenaga kesehatan, PCNU Kota Kediri juga menyiapkan satu unit mobil ambulans untuk mendukung pelayanan kesehatan selama berlangsungnya kegiatan.
Tujuh personel LKNU bersama satu unit ambulans tersebut akan bertugas memberikan dukungan pelayanan kesehatan hingga seluruh rangkaian Muktamar NU ke-35 selesai dilaksanakan.

Kehadiran tim kesehatan dari PCNU Kota Kediri diharapkan dapat membantu memberikan pelayanan dan penanganan kesehatan bagi para muktamirin, pengurus, panitia, maupun warga Nahdliyin yang hadir dalam perhelatan akbar tersebut.

Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa keterlibatan PCNU Kota Kediri dalam Muktamar tidak hanya diwujudkan melalui keikutsertaan dalam forum-forum persidangan, tetapi juga melalui khidmah dan pelayanan langsung kepada para peserta Muktamar.

Sementara itu, sidang komisi dijadwalkan kembali dilanjutkan dan ditargetkan selesai pada Sabtu siang sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah seluruh komisi menyelesaikan pembahasannya, agenda Muktamar akan dilanjutkan dengan sidang pleno pembacaan dan pengesahan hasil sidang komisi.
Apabila tidak terjadi perubahan agenda, pada sore harinya Muktamar akan memasuki tahapan penting berikutnya, yakni pengesahan tata tertib pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU, serta tabulasi Ahlul Halli wal Aqdi.
Bagi PCNU Kota Kediri, keikutsertaan dalam setiap tahapan persidangan dan dukungan pelayanan kesehatan tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk turut menyukseskan Muktamar NU ke-35.

Forum ini sekaligus menjadi momentum penting bagi Nahdlatul Ulama untuk menentukan arah perjalanan organisasi dan berbagai program strategis untuk lima tahun mendatang.

Reporter : Kamid.

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terkini

SMA 7 Kota Kediri Tumbangkan SMA 8.

JENDELA INFORMASI, KEDIRI - Tim voli putri SMA 7 sukses malaju ke Final dengan manis pada helatan turnamen Voli...
- Advertisement -spot_img

Artikel Lainnya

- Advertisement -spot_img