JENDELA INFORMASI, KEDIRI – Momentum menjelang dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027 membawa berkah bagi pedagang buku tulis dan alat tulis sekolah (ATK) di Kota Kediri. Permintaan yang terus meningkat sejak pertengahan Juni membuat penjualan di sejumlah toko naik signifikan, meski harga beberapa produk ikut terkerek.
Salah satu toko yang merasakan lonjakan permintaan adalah Toko Sahabat Baru di Jalan Stasiun, Kota Kediri. Pemilik toko, Heri Susanto, mengatakan aktivitas pembelian mulai ramai sejak pertengahan Juni dan diperkirakan masih akan berlangsung hingga pertengahan Juli, seiring persiapan siswa memasuki tahun ajaran baru.
“Alhamdulillah untuk tahun ini penjualan kami bagus karena memang banyak pelanggan yang membutuhkan kebutuhan alat tulis untuk persiapan ajaran baru tahun ini,” ujar Heri, Rabu (8/7/2026).
Ia mengungkapkan, apabila dibandingkan dengan hari biasa, penjualan meningkat sekitar 40 persen. Sementara dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, pertumbuhannya berada di kisaran 5 hingga 10 persen.
Permintaan terbesar masih didominasi buku tulis. Selain itu, berbagai perlengkapan sekolah lain seperti bolpoin, pensil, penghapus, penggaris, rautan pensil, sampul plastik, hingga krayon juga menjadi barang yang paling banyak dicari pembeli.
Menurut Heri, peningkatan transaksi tidak hanya berasal dari konsumen eceran, tetapi juga pelanggan grosir yang mulai menambah stok untuk memenuhi kebutuhan pasar di berbagai daerah.
“Karena kita juga grosir itu mulai bulan Juni pertengahan sudah mulai ramai dan puncaknya ya di awal bulan Juli ini sampai pertengahan biasanya,” katanya.
Menghadapi lonjakan permintaan tersebut, Toko Sahabat Baru telah menyiapkan sekitar 12 ribu karton buku tulis sejak Desember 2025. Dalam kurun sebulan terakhir, sekitar 5.000 hingga 6.000 karton telah terjual.
Di tengah tingginya permintaan, harga sejumlah produk juga mengalami penyesuaian. Harga buku tulis yang sebelumnya sekitar Rp2.500 per buah kini berada pada kisaran Rp2.800 hingga hampir Rp3.000 per buah.
“Naiknya mulai bulan Mei sih. Bulan Mei udah mulai naik,” tutur Heri.
Ia juga menjelaskan, sampul plastik sempat sulit diperoleh karena pasokan bahan baku terganggu. Kondisi tersebut menyebabkan harga produk tersebut naik hingga sekitar 20 persen. Meskipun stok kini sudah kembali tersedia, harga jualnya belum kembali ke level sebelumnya.
“Kemarin sempat kosong, Alhamdulillah sekarang sudah normal sih. Soalnya kan kemarin infonya minyak sudah mulai stabil, bisa lewat Selat Hormuz,” ujarnya.
Selain melayani pembeli eceran, Toko Sahabat Baru lebih banyak memasok kebutuhan pelanggan grosir. Distribusi barang dilakukan ke berbagai wilayah di eks-Karesidenan Kediri, meliputi Kabupaten Kediri, Blitar, Nganjuk, Tulungagung, Trenggalek, hingga Jombang, dengan layanan pengiriman sesuai jadwal distribusi.
Di sisi konsumen, tingginya kebutuhan perlengkapan sekolah juga dirasakan Mistiani (42), warga Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri. Ia mengaku hampir setiap menjelang tahun ajaran baru memilih berbelanja di Toko Sahabat Baru karena pilihan barangnya lengkap dan harganya relatif terjangkau.
“Ini tadi beli krayon, pensil, buku, sama penghapus, perlengkapan sekolah,” kata Mistiani.
Ia mengaku menghabiskan sekitar Rp250 ribu untuk memenuhi kebutuhan anaknya yang akan naik ke kelas III SMP. Menurutnya, harga perlengkapan sekolah di toko tersebut masih lebih murah dibandingkan toko lain sehingga menjadi langganannya setiap tahun.







