JENDELA INFORMASI, KEDIRI – Berbagai upaya dilakukan oleh relawan Warga Peduli Aids ( WPA ) Kelurahan Pakunden Kecamatan Pesantren Kota Kediri, dalam menanggulangi penyebaran HIV / AIDS, pada 30 Juni 2026.
Salah satunya dilakukan dengan memberikan informasi lewat selebaran pamflet dan kegiatan Sosialisasi. Menyasar bagi anak anak muda, ibu rumah tangga dan tokoh masyarakat.Dengan tema” Sosialisasi Menuju Empati Mewujudkan Generasi Muda Peduli HIV/ AIDS Tanpa Stigma, “
“Temanya menarik,” kata Kepala Kelurahan Pakunden Lingga Gunawan A,md saat membuka acara secara langsung yang didampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Lurah menilai kegiatan ini dianggap sangatlah penting agar masyarakat mendapatkan edukasi tentang penyakit HIV/AIDS. “Kebetulan di Kelurahan Pakunden setiap tahun kita anggarkan untuk kegiatan Relawan Warga Peduli AIDS,” ungkapnya.
Kemudian usai acara pembukaan, dilanjut dengan penyampaian sosialisasi oleh 2 nara sumber.
Tutik Kusumawati dari Puskesmas Pesantren 2 sebagai pemateri pertama menyampaikan terkait informasi HIV, mulai dari pengertian, proses penularan, pencegahan dan pengobatan bagi orang dengan HIV ( ODHIV ).
Ia juga menyampaikan Contoh contoh apa saja yang boleh dilakukan saat interaksi yang tidak berpotensi penularan.
” Menggunakan alat makan bergantian dengan ODHIV, serumah dengan ODHIV, berjabatan tangan dan bersentuhan tidak akan tertular selama tidak ada prinsip Exit, Survive, Sufficient, Enter ( ESSE ),” urainya.
Sementara itu Muhamad Kozin pemateri ke 2 dari Yayasan Redline menyampaikan materinya terkait peran sertanya dalam program HIV dan tantangan yang dihadapi selama bergerak di Program HIV.
” Stigma dan diskriminasi masih menjadi salah satu perhatian, edukasi dan penyebarluasan informasi dan pemahaman mayarakat masih harus terus ditingkatkan,”tegas Kozin.
Diharapkan ketika dilingkungan kita ada orang yang HIV positiv, tidak mengalami Stigma dan diskriminasi. “Karena di HIV yang perlu dijauhi adalah virusnya bukan orangnya,” pungkasnya.
Reporter : Kamid.







