Tiga Anggota DPR Ini Ajak Masyarakat Cegah Penyakit Sejak Dini, Ajak Warga Kediri Manfaatkan Program Cek Kesehatan Gratis

Baca ini juga

Kediri – Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengubah pola pikir dari “mengobati” menjadi “mencegah”.

Hal ini disampaikan dalam sosialisasi deteksi dini faktor risiko kesehatan yang berlangsung di Balai Kelurahan Bangsal Kecamatan Pesantren Kota Kediri Rabu 4 Maret 2026.Dalam kesempatan tersebut, pria yang juga berprofesi sebagai seorang pengusaha ini menekankan pentingnya program promotif dan preventif yang kini menjadi fokus pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI, yakni program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) atau Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Nurhadi sempat menyentil fenomena masih rendahnya kesadaran warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin jika tidak merasa sakit.

Padahal, rumah sakit di Indonesia selalu penuh, yang berakibat pada defisit BPJS Kesehatan hingga mencapai Rp9 triliun hingga Rp10 triliun per tahun karena tingginya angka klaim pengobatan.

“Bapak, Ibu, cek kesehatan gratis itu tidak usah menunggu sakit. Justru itu tindakan pencegahan agar kita tidak perlu merasakan sakit. Jangan sampai sudah di ICU baru sadar kalau sehat itu mahal,” ungkapnya.

Dalam pertemuan yang melibatkan 400 audince ini Nurhadi sempat membagikan tips panjang umur yang ia dapatkan dari hasil komunikasi dengan para lansia di wilayah Kediri dan sekitarnya.Menurutnya, kesehatan fisik sangat dipengaruhi oleh kesehatan mental. Beliau menyebutkan bahwa 70% penyakit bermula dari pikiran yang tidak tenang. Sabar dan Syukur Menjadi kunci utama agar tubuh tidak mudah terserang penyakit.

“Melihat tetangga pakai gelang emas banyak, pikiran langsung kacau, akhirnya darah tinggi kumat. Tetangga beli kulkas baru, malah kita yang meriang (panas dingin). Mari kita jaga pikiran kita agar tetap positif,” kelakarnya disambut gelak tawa peserta sosialisasiMelalui sosialisasi ini, DPR RI Komisi IX berkomitmen untuk terus memfasilitasi deteksi dini terhadap potensi wabah maupun penyakit tidak menular. Masyarakat diharapkan tidak ragu untuk mendatangi fasilitas kesehatan terdekat guna memanfaatkan program pemeriksaan gratis yang telah disediakan oleh pemerintah.

Dengan gerakan preventif ini, diharapkan angka orang sakit di Kota Kediri dapat ditekan, dan masyarakat bisa hidup lebih produktif dengan raga yang sehat serta jiwa yang tenang.

Sementara itu anggota Komisi C DPRD Kota Kediri Choirudin Mustofa S.Pd.I mengatakan jika kegiatan seperti ini merupakan bentuk komitmen dari anggota legislatif untuk terus membersamai masyarakat, tidak hanya pada momentum politik seperti pemilu.

“Ini adalah bukti nyata komitmen kami, termasuk Pak Nurhadi. Kamu senantiasa hadir dan berkontribusi untuk masyarakat, baik sebelum maupun sesudah pemilu. Kehadiran beliau bersama Bapak Khusnul Arif di tingkat provinsi dan kami di tingkat kota adalah bentuk kolaborasi yang jarang dimiliki daerah lain,” ungkapnya.

“Semoga dengan kekompakan kami, baik Bapak Nurhadi sebagai DPR RI, Khusnul Arif anggota dewan Provinsi Jawa dan saya sendiri sebagai anggota DPRD Kota Kediri bisa saling kolaborasi mendorong dan mewujudkan masyarakat sejahtera,” imbuhnya.

Kegiatan sosialisasi melibatkan sejumlah nara sumber yang berkompeten dibidangnya. Turut hadir dari Kementrian Kesehatan, Dinas Kesehatan Kota Kediri. Setiap pserta diberi kesempatan untuk bertanya langsung kepada nara sumber .

- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Berita Terkini

Dalam Mood Positif, Pelatih Persik Kediri Optimistis Hadapi Persib Bandung

JENDELA INFORMASI, KEDIRI - Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina Torres menyatakan skuad besutannya siap untuk menjalani laga sengit menghadapi...
- Advertisement -spot_img

Artikel Lainnya

- Advertisement -spot_img