JENDELA INFORMASI, KEDIRI – Pada Rabu 22 Oktober 2025 hari ini, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri, Indun Munawaroh bersama staf jajaran melakukan monitoring di Stadion Brawijaya Kota Kediri.
Monitoring tersebut bertujuan untuk melihat sejauh mana, progres pengerjaan penggantian lampu LED (Light Emitting Diode) di Stadion Brawijaya, Kota Kediri, sekaligus memastikan agar pengerjaan dapat selesai tepat waktu.
Dalam hal ini, Indun Munawaroh mengatakan, progres pengerjaan telah mencapai tahap pemasangan braket baru untuk penyangga lampu.
“Lampu lama atau halogen sudah diturunkan semua. Sekarang tinggal pemasangan braket,” ujarnya.
Indun berharap, dengan digantinya lampu halogen ke LED dapat membuat pencahayaan di Stadion Brawijaya, Kota Kediri semakin lebih baik, terlebih dapat membantu tim Persik Kediri untuk tetap berhome base di Stadion Brawijaya, karena didukung dengan pencahayaan yang sesuai dengan standarisasi liga.
“Target kami setelah dilakukan penggantian lampu baru, maka pencahayaan bisa memenuhi standarisasi liga. Ke depan, kami akan terus memonitoring, agar proses pengerjaan dapat selesai tepat waktu,” terangnya.
Sementara itu, Ahmad Sarengat, selaku pihak pelaksana dari PT Reka Bina Bimata (penyedia barang) menjelaskan, pengerjaan pemasangan lampu Stadion Brawijaya Kediri terus dikebut.
Jika sebelumnya terdapat 12 pekerja, maka untuk memaksimalkan pengerjaan akan ditambah menjadi 16 pekerja. Hal itu mengingat, target pengerjaan pemasangan lampu di empat tiang yang ada bisa selesai pada 5 November 2025.
“Sesuai klausul kontrak, targetnya selesai tanggal 9 November 2025. Namun karena tanggal 7 November Stadion Brawijaya Kota Kediri terdapat agenda pertandingan malam, maka kita kebut, minimal tanggal 5 November bisa selesai. Sedangkan pada tanggal 25 Oktober 2025, setidaknya dua tiang lampu sudah terpasang,” terang Ahmad.







